Wednesday, August 10, 2016

Puisi Untuk Totosan



CORETAN AKHIR UNTUK PERPISAHAN
Karya: Ullul Azmi dan Andika Linda

Sesunyi malam yang petang
Tak terlihat seorang pun berlalu lalang
Hanya ada angin yang menyibak-nyibak deretan ilalang


Oh Tuhan kesunyian ini membuat aku terkenang
Akan hari-hari yang takkan terulang
Melangkahkan kaki bersama sahabat untuk kemajuan zaman
Disaksikan debu-debu yang menghempas sebagai penghias jalan
Bergegas menuju surau sebagai tempat persinggahan
Tulus ikhlas dengan niat kemuliaan

Ku selipkan luka akan kehangatan sebuah istana kecil
Tetes-tetes keringat penuh pengharapan untuk sebuah kemenangan
Memanaskan semua semangat yang ada dalam jiwa
Memacu untuk tetap bergerak dalam kehangatan sang rembulan

Sang waktu yang selalu berputar
Memaksa diri untuk berhenti
Akankah semua masa yang berlalu disini hilang
bersama bulan yang berganti mentari
Ataukah akan hadir bersama bayangan-bayangan manis
 yang selalu terkenang dalam hati 

Merengkuh Dayung Kesuksesan
Karya : Ullul Azmi

Nyiur daun pisang melambai-lambai
Ditemani rimbunan siwalan dan pohon kelapa
Angin tertawa menggelitiki tubuh
Senda gurau turut menemani hari ku
Sembari mendengan petuah-petuah guru
Pelajaran singkat yang sangat berarti bagi ku

Lembar demi lembar terpenuhi dengan aksara
Ku tulis kata-kata penuntun masa depan
Dengan senyuman menawan
Ku dekap kawan-kawan menuju masa kesuksesan
Sungguh hari ini sangat berkesan

Tiba-tiba semua redup bagai bumi tanpa aksara
Sungguh ini membuat sendu
Seperti mawar yang tak disentuh hujan
Seperti kumbang yang hendak pulang

Batin ku menangis, merintih, dan tertatih
Meski begitu akan ku dekap semua petuah-petuah guru
Walau mungkin ini adalah perpisahan
Semua akan tetap membekas dan tertanam abadi di hati
Sampai jumpa akan kutemui kesuksesan
Akan kuingat pengalaman berharga dan membuat bangga

                                            Desa Totosan, Batang-Batang Sumenep (01-08-2016)

No comments:

Post a Comment